Tugas 11 Oleh : Falen 2103015208
COMPUTER ARITHMATIC
ALU (Arithmatic Logical Unit)
Perhitungan
dalam ALU menggunakan
kode biner, yang merepresentasikan instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan
data yang diolah (operand). ALU biasanya
menggunakan sistem bilangan biner two’s
complement. ALU mendapat
data dari register. Kemudian data tersebut diproses dan hasilnya akan disimpan
dalam register tersendiri yaitu ALU output
register, sebelum disimpan dalam memori. Processor terdiri dari 4
elemen yang melakukan sistem operasi terhadap data, 4 elemen itu adalah
instruksi, petunjuk instruksi, beberapa register dan ALU (Arithmetic Logic Unit).
Adalah sebuah petunjuk instruksi akan memberi tahu processor dimana instruksi
dari sebuah aplikasi di letakan di memory.
Arithmetic &
Logic Unit
Ø Tugas ALU: Melakukan kalkulasi biner
Ø Semua komponen lain dalam komputer sebenarnya ada
untuk melayani ALU
Ø ALU hanya bisa menangani bilangan bulat(integer)
However:
Ø ALU bisa juga menangani bilangan pecahan (real)
Ø Umumnya dalam bentuk FPU (Floating Point Unit)
terpisah (maths co-processor)
Ø Co-processor dalam chip terpisah (486DX +)
Integer Representasi dari Bilangan bulat
Kita perlu menggunakan representasi biner untuk setiap bagian dari data. Komputer
beroperasi pada nilai-nilai biner (sebagai akibat dari yang dibangun dari
transistor).
Ada 3 jenis data yang kita ingin mewakili:
1.
bilangan bulat
2.
karakter
3.
floating point
nilai
Representasi Integer
Ada representasi biner yang berbeda untuk bilangan
bulat. Kemungkinan kualitas:
1.
bilangan positif
hanya
2.
bilangan positif
dan negative
3.
kemudahan pembacaan
manusia
4.
kecepatan operasi
komputer
Meskipun ada banyak representasi, dan semua telah
digunakan di berbagai kali karena berbagai alasan, yang dikelilingi oleh *
adalah representasi yang akan kita gunakan secara ekstensif.
Meskipun
secara matematis, dalam system bilangan biner bisa digunakan tanda
minus dan radix
point, di dalam komputer hanya ada bilangan 0 & 1 untuk merepresentasikan semua
angka, Contoh bilangan biner matematis:
-1101.0101 = -13.3125
Representasi
Integer Positif
Seandainya
semua integer positif, konversi ke biner biasa, tinggal disesuaikan
dengan panjang
bit register yang tersedia. Misal data akan disimpan dalam reg.
8-bit:
00000000 = 0
00000001 = 1
00101001 = 41
10000000 = 128
11111111 = 255
Representasi
Integer Negatif
Mulai timbul masalah saat akan menyimpan bilangan negative
Sign-Magnitude Representation
Ø
Bit paling kiri menunjukkan magnitude integer
(positif atau negatif) à sign
bit +18
= 00010010 - 18 = 10010010
Ø Kekurangan: ada 2 buah angka nol: nol positif (00000000) dan negatif (10000000)
Two’s Complement Representation
1.
Ini yang digunakan di komputer sekarang
2.
Satu bit paling kiri dijadikan bernilai
negatif,
kemudian dijumlahkan dengan bit
sisanya. Nalar
manusia paling gampang, gunakan Value Box:
Misal 8-bit: -128
64 32 16 8 4 2 1
negatif = -128
positif = (64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1) = 127
Two’s Complement Operation
Tentukan
komplemen boolean untuk tiap bit, termasuk sign bitnya. Komplemen: 1 jadi
0, 0 jadi
satu. Kemudian
tambahkan 1 pada hasilnya.
Contoh: + 18 = 00010010
11101101 (bitwise complement) + 1 - 18
= 11101110
Aritmetik
Integer – Addition Dan Substraction
Disini
terlihat jelas keuntungan menggunakan sistem two’s complement. Tidak
perlu ada sirkuit pengurangan, hanya ada komplemen dan penjumlahan Perlakuan
sama untuk penjumlahan maupun pengurangan: langsung DIJUMLAHKAN karena
7 – 2 sama dengan 7 + (-2) Panjang bit bilangan-bilangan yang dijumlahkan
maupun hasilnya, harus sama
Contoh untuk 4-bit:
3 + 4 0011 = 3
+0100 = 4
0111 = 7
5 - 7 0101 = 5
+1001 = -7
1110 = -2
Latihan: -4 + 4, 4 – 1, 5 + 4, -7 – 6
Aritmetik
Integer – Overflow
Kadang
penjumlahan tidak menghasilkan panjang digit yang sama, bisa lebih, kelebihan
itu dihilangkan saja (dipotong). Overflow terjadi jika register ybs
tidak mampu
menampung bilangan yang dihasilkan. Misal 4-bit rangenya -8 …
7, tidak bisa
menampung bilangan 11 Overflow jika dan hanya jika:
penjumlahan dilakukan terhadap dua bilangan
bertanda sama,
dan hasilnya bertanda berbeda.
Aritmetik
Integer – Multiplication Unsigned Binary Multiplication
Aturan:
1.
Masukkan bilangan
yang akan dikalikan ke M
2.
Masukkan bilangan
pengali ke Q
3.
Awal: A dan C diset
0
4.
Jika kondisi
terakhir Q0 = 0, hanya lakukan shift kanan 1 bit sepanjang A dan Q, tapi Jika
kondisi terakhir Q0 = 1, tambahkan M ke A (jika tidak cukup, tampung sisa
digitnya di C), kemudian lakukan shift kanan 1 bit sepanjang C, A dan Q Ulangi
dua baris di atas sebanyak panjang bit Q Setelah loop terakhir, hasil akan
tersedia di A dan Q
Floating Point
Representation dan Floating Point Arithmetic
Floating
Point adalah tipe data yang dapat menyimpan angka dengan pecahan. VB membedakan
menjadi dua jenis, yaitu:
Ø Tipe data single.
Tipe data ini, dapat menampung angka negatif dengan
jangkauan -3.402823E38 hingga -1.401298E-45, dan angka positif dengan
jangkauan 1.401298E-45 hingga 3.402823E38. Huruf E menunjukkan 10
pangkat, misalnya pada -3.402823E38 berarti -3.402823 x 1038. Tipe data ini membutuhkan
4 byte memori, dan merupakan tipe floating point yang paling sederhana (dan
paling tidak presisi).
Ø Tipe data double.
Daya tampung tipe data double adalah -
1.79769313486232E308 hingga -4.94065645841247E-324 untuk bilangan negatif, dan
4.9406564581247E-324 sampai 1.79769313486232E308 untuk bilangan positif.
Kenyataan yang sebenarnya, operasi terhadap tipe data single tidak secepat tipe
data double ini.
Representasi
Floating Point
Untuk
menuliskan bilangan floating point (bilangan pecahan) dilakukan dengan menuliskan dalam bentuk exponensial. Sehingga bilangan tersebut memiliki bilangan
dasar, bilangan pemangkat dan basis bilangan tersebut Penulisan Notasi Ilmiah Contoh ; pada bil. Desimal
976.000.000.000.000
ditulis 9,76 x 1014
0,00000000000976 ditulis 9,76 x 10-12
Floating
Point standard IEEE
IEEE
membuat dua bentuk bilangan floating point standard.
Bentuk basic
dan
bentuk extended. Pada tiap bentuk tersebut, IEEE menentukan dua
format, yaitu :
singleprecision dan double precision format. Single precision format adalah model 32bit sedangkan double precision format adalah 64bit. Pada single extended format setidaknya menggunakan 44 bit, sedangkan pada double extended format setidaknya menggunakan 80 bit. Pada single precision format, mengijinkan penggunaan bit tersembunyi, kolom exponentnya adalah 8bit. Bentuk single precision ditunjukkan pada gambar berikut.
Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban
1.
Bagian komputer yang fungsi untuk mengatur dan mengendalikan setiap
kerja komponen komputer adalah…
A Aritmetic logic unit
B Control unit
C memori
D register
2.
Pada CPU terdapat beberapa komponen penyusunya dianatara nya
Cu,Alu,Register, dibawah ini yang merupakan fungsi dari…
A Mengakses instruksi atau data dari memori utama
B Sebagai tempat menyimpan data
C Mengontrol dan mengendalkan semua kinerja pada
CPU
D Melakukan proses aritmatik dan logic
3.
Berikut adalah fungsi dari control unit…
A Mengakses instruksi atau data dari memori utama
B Sebagai tempat menyimpan data
C Mengontrol dan mengendalkan
semua kinerja pada CPU
D Sebagai sistem komunikasi data antar komponen
dalam komputer
4.
Tempat penyimpanan data pada CPU adalah…
A Register
B Control Unit
C Aritmetic Logic Unit
D I/O Interconnection
5.
Apa kepanjangan dari ALU…
A Aritmatickal logic user
B Atritmatic lokal user
C Arithmetic logic unit
D Arithmetic logic user
6.
Secara umum, CPU terdiri dari…
A Control unit, ALU dan keyboard
B CD-ROM, VGA dan NIC
C Control unit, mouse, ALU dan memory storage
D Control unit, Aritmetical
Logical Unit dan Register
7.
Siklus pemprosesan data yang benar adalah….
A output -> proses -> input
B output -> input -> proses
C input -> output -> proses
D input -> proses ->
output
8.
Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis…
A Bilangan yang berbasis 2 yaitu 1 dan 2
B Bilangan yang berbasis 2
yaitu 0 dan 1
C Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 – 9
D Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 – 7
9.
Rangkaian
ALU digunakan untuk menjumlahkan bilangan dinamakan …
A Aritmetika
B Adder *
C Full adder
D Half adder
10.
Floating
Point Terbagi Menjadi 2 Bagian, Apa saja…
A Tipe Data Single Dan Tipe Data Double
B Tipe Data Three Dan Tipe Data Single
C Tipe Data Four Dan Tipe Data Double
D Tipe Data Single Dan Tipe Data Four






Komentar
Posting Komentar